Puisi Cinta Romantis " Pacar Cantik Jelitaku "
Pacar Cantik Jelitaku
Wahai rusa jelitaku
Keelegant-anmu sudah terbukti
Ayu hatimu berlinang memucuk telaga
Berkilau anggun teduh mengabdi
Irama budi tersungging memahkotai rambutmu
Kau adalah sang pencuri jiwaku
Wahai rusa jelitaku
Engkau tahu betapa liarnya aku
Hidup mengalir menurut kemerdekaan diri
Berkelana dari ujung bumi dalam rimba keangkuhan
Menapaki lembah hati berjuta warna
Engkau tahu itu, berlianku
Engkau datang melenggang sebagai cendawasih di mataku
Menggetarkan dinding terjal dadaku
Hanya lirikan kecil penuh makna mendarat kilas
Rontoklah ketegaran liarku
Kau biarkan aku dalam nestapa berbatang kara
Mengejar bayangmu dalam kemayaan pandang
Kau tahu cara menaklukkan aku
Kini aku digenggaman kalbumu
Menimang surga di samudra bangga
Wahai rusa jelitaku
Di sudut surgaku yang berjubah bangga empunyamu
Ada selendang tirai yang tak berhasil kuterjemahkan
Dari antara pesona warna tapak langkahmu
Aku terkikis erosi rasa
Lunglai lelah oleh terjal gunung batumu
Kedung kepedihan dirimu kau nikmati sendiri
Tanpa ada resonansi terbuka bibirmu
Kau perkosa rasaku mengeja sediri pedihmu
Lelah aku
Menderita jiwaku
Aku merindukan manjamu sebagai rusa jelita
Bukan terjal gunung batu berberdikari
Mohonku
Wahai rusa jelitaku
Sudah kau lupakankah senandung dari sang resi
Yang syairnya menuntun jiwa bermaligai
Wahai engkau rusa jelita
Kau terimakah sang matahari sebagai suamimu
Baik suang atau malam
Baik suka atau duka
Kau jawab kutrima nikahnya
Tapi
Tapi mengapa dukamu kau nikmati sendiri
Tidak berhakkan matahari menyerap panasmu
Karena matahari juga terikat janji yang sama
Sebuah janji yang telah terikat oleh simpul mati
Inginkah aku mati oleh bias terjal gunung batumu
Aku sedang memohon
Dan engkau perlu mencernanya
Dari bias kipas sesakkan nafas
Untukmu rusa jelitaku

Comments
Post a Comment