Puisi Sedih " Rindu Yang Membiru "
Rindu Yang Membiru
dedaunan berserak di jalan setapak
mengantar rinduku yang telah membiru
akankah kau buru setiap hela napasku dengan cium mesra setelah membuka pintu?
angin mengubah arah
saat senja kehilangan jingga disergap malam
berputar lemah menuju lembah
langit tanpa bulan semakin kelam
di depan, hutan seperti naga raksasa tertidur
di dalam, denyut jantung bagai ombak berdebur
di belakang, jejak-jejak telah mengabur
duhai, cinta...

Comments
Post a Comment