Puisi Sedih " Melodi Yang Hening "
MELODI HENING
Menyapamu sedetik meski sekerlipBersama runtuhnya hujan menerobos tanah
Sepagi ini gelombang angin bermelodi hening
Kain jendela terbuka selarik dingin hembus resah
Tidurlah matahari walau siang begitu gegap
Ada mendung menyerupai handuk membelit pinggulmu
Setelah sendiri itu telah memahat dan mengeras
Tiada tanya, tak bertanya ...
Tentu helaan napas pergantian musim nanti
Kabar merpati di atas dahan kamboja samping pusara
Telah berkembang helai-helai pupus sapa
Baik-baikkah semua?
Tentu segumpal asa menuntut itu

Comments
Post a Comment