Puisi Roman Picisan : Memahat Pilu
MEMAHAT PILU
andai aku berdukamahukah kamu mengubati
sedih kedukaan ini
jika hatiku menangis sendu
bisakah kamu menghapuskan
kelukaanku ini
saat aku dalam kesusahan
di mana kamu yang selalu
kuhiburkan
mencari aku pada kamu
tapi hampa memecah dinding
kebisuan bila tiada seorang pun
mengiring piluku ini
sedih memanjat gedung jiwa
ada kecewa mendamba pilus hatiku
namun apakan daya bila sebegini
lara hadirnya
akukah itu yang meraung hampa
bila tiada yang sudi menyapa hingga
bebal nerajat kendiri memilu nista
lalu larut dalam kepedihan
di mana kamu
yang selalu kusadaikan
dengan penuh kasih dan sayang
tanpa henti
namun aku juga yang malang
akhirnya di buang tanpa ada belas
kasihan buat seorang aku yang bernama
Aduka!

Comments
Post a Comment