Puisi Cinta : Sunset Senja Impian
Wardan Word menyajikan puisi cinta, puisi sedih, puisi lucu, puisi agama, puisi sosial, puisi indonesia, puisi
binatang,
dan puisi sahabat.
SUNSET SENJA IMPIAN
Kubebaskan kau memilih warna senja ini, pada bianglala setengah jadi.Lalu mengubah menjadi getaran, muasal segala ingatan dan rasa yang menumbuh dalam lubuk kalbu yang dilintasi cahaya rindu.
Dalam sajakku kutuntun barisan rima, memantulkan sederet kenang.
Cinta
Duhai kau bernama senja, bunga-bunga tak kan mekar tanpa sentuhanmu. Kuntum hanyalah isyarat atas tiupan angin, jarak, dan hitungan waktu.
Kita sepasang mata yang mabuk keindahan.
Lupa di mana jejak mengatakan.
Andai benar, kau memilih tembaga pada senja ini, aku rela menjadi api yang membakarmu berkali-kali.
Kemudian lebur mengabu, untuk kembali tumbuh menjadi tunas yang gemulai dengan cumbuan lebah berkali-kali.
Sengatan berkali-kali.
Menetes menjelma madu.
Manis, di keabadian senja.

Comments
Post a Comment