Puisi Cinta Sedih " Kepada Rindu "
Kepada Rindu
Pernahkah suatu ketika
kau berniat membunuhku
lalu, jasadku kau bakar
abunya kau seduh
dalam kopi senjamu
kau tenggak tanpa sisa
lalu aku hanyut
berputar bersama
entah dalam darah
entah dengan nanah
jika aku menjelma mium
atau sebangsa kanker ganas
bisakah engkau memisahkan
tanpa sisa?
kau tenggak tanpa sisa
lalu aku hanyut
berputar bersama
entah dalam darah
entah dengan nanah
jika aku menjelma mium
atau sebangsa kanker ganas
bisakah engkau memisahkan
tanpa sisa?

Comments
Post a Comment