Puisi Cinta Kulihat Zamrud Dimatamu
Wardan Word menyajikan puisi cinta, puisi sedih, puisi lucu, puisi agama, puisi sosial, puisi indonesia, puisi
binatang,
dan puisi sahabat.
Kulihat Zamrud Dimatamu
Akhirnya aku sampai juga di sanaPada kota-kota hatimu yang riak
Selepas hujan, jalan-jalan lebih indah oleh pantulan lampu-lampu, diaminkan dini hari
Kuciumi seikat kembang di matamu
Jauh di luar lingkar hatiku tak berniat membagi rindu
Kekasihku,
Lepaskanlah seluruh keraguan yang risik di beranda sunyi lelakimu
Lihatlah, aku bukanlah siapa-siapa yang mampu membangun kastil dalam mimpimu
Tetapi satu kota kecil dalam tubuhmu akan kumeriahkan seribu anak-anak puisi bermata zamrud
Membentang sepanjang Sabang-Merauke
Di kota-kota hatimu ini, aku mengundangmu duduk di taman purba
Menyaksikan bulan kuning, tenggelam dalam cahaya matamu
Menziarahi kidung-kidung tubuhku
Duduklah kau di tepi tilam
Saksikan purnama layu di pangkuanmu

Comments
Post a Comment