Puisi Cinta Dibulan Maret
Puisi Cinta Dibulan Maret - Wardan Word
menyajikan puisi cinta,
puisi sedih,
puisi lucu, puisi
indonesia,
puisi binatang,
puisi sahabat, puisi
agama, dan
puisi sosial.
Puisi Cinta Dibulan Maret
Sebab ia pun sudah tersenyum
Di atas telapak tangannya
angin berlari, bagai ombak
Kain-kain terbuka
Perahu-perahu pun berlayar
di dalam dada
terbakar api, bagai daun terserak
Di atas telapak tangannya
Merah darah ia biarkan
Sebab ia yakin
seorang penyair tak takut pada bayang-bayang
yang kan jadi abu pada saat hujan
[Yang bangkit saat tidur
Yang gemetar dalam guntur]
Di atas telapak tangannya
angin berlari, bagai ombak
Perahu-perahu pun termenung
sebab sudah riuh
Seperti air mengucur di jendela
Dan bunga-bunga yang berubah warna
di balik telapak tangannya,
Merah darah yang tak keluar
bagai alir bintang-bintang
di atas lampu mercusuar
setengah menyala
Sebab iapun ternyata sudah tersenyum
Dalam tidur, tanpa detak dan kagum
Sebelum musim ikut minum-minum

Comments
Post a Comment